Layar Terkembang
Perjuangan
itu ibarat pelayaran mengarungi samudra luas. Seringkali kita tidak
tahu kapan ia akan berujung, yang kita tahu hanya sudah seberapa jauh
kita berlayar. Badai, gelombang, sinar yang terik, malam yang dingin,
hanyalah sesuatu yang membuat perjalanan semakin seru. Boleh jadi kita
menghadapi masalah di tengah lautan itu, tapi tak ada pilihan lain
selain menghadapinya. Mundur adalah bodoh. Pasrah adalah bunuh diri.
Pilihannya hanya satu, maju terus meski terpaan badai tak henti-henti.
Maju terus! Meski kapal berulang-kali rusak dan harus susah payah
diperbaiki. Maju terus! Meskipun baru semeter kapal berlayar
meninggalkan dermaga tak ada pilihan untuk kembali!
No comments:
Post a Comment